Rabu, 22 November 2017

Paulo Dybala Tidak Akan Selamanya di Klub Juventus

Paulo Dybala Tidak Akan Selamanya di Klub Juventus


Rumah Bola - Rumah Italia-  Dengan adanya talenta yang dimiliki oleh seorang pemain muda seperti Paulo Dybala, tentunya akan menjadi hal yang wajar apabila penyerang asal Juventus tersebut begitu diminati oleh berbagai klub Eropa yang ada. Ternyata disamping itu kemungkinannya akan hengkangnya Dybala dianggap cukup besar. Hal ini sesuai dengan adanya prnyataan dari Dybala yang enggan untuk berjanji akan setiap selamanya bermain bersama Juventus.

Awalnya Dybala menjadi salah satu bagian dari Juventus setelah dirinya direkrut dari Palermo pada musim panas 2015 dengan biaya sebesar 32 juta Euro. Tentunya saat itu, Bianconeri  begitu tergiur dengan kemampuan Dybala yang mana saat itu sukses dalam menyumbang 21 gol dan 16 assist dari 93 penampilan bersama Palermo kala itu.

Bukan sebuah perjuangan yang mudah untuk didapatkan namun dengan adanya bakat dan perfoma bagus dari Dybala telah mengantarkan dirinya sukses mendapatkan kepercayaan dari pelatih Massimiliano Allegri. Selain itu dirinya juga mampu dalam merebut peranan sebagai pemain inti sejak musim 2015/2016. Kehadirannya ketika itu yang sering dimainkan pada lini depan Juventus selalu menajadi ketakutan tersendiri dari tim lawan yang berlaga.

Dan untuk saat ini, Dybal telah berhasil dalam menyumbangkan 56 gol dan 20 assist yang diciptakan langsung oleh Dybala dari 112 pertandingan. Penyerang yang kini berusia 24 tahun itu pun ikut membantu Juventus dalam memenangkan dua gelar Serie A, dua Coppa Italia, satu Piala Super Italia, dan menjadi runner-up Liga Champions 2016/2017.

Namun dengan adanya kesuksesan yang ditorehkan tersebut tidak serta merta membuat Dybala terkesan dan akan selamnya tinggal bersama Juventus. Sewaktu ditanya perihal mengenai masa depannya, dirinya selalu menegaskan bahwa dirinya masih belum ingin berjanji akan seterusnya berkostum La Vecchia Signora.

"Saya tidak akan membuat janji apa pun, terutama karena ini bukan hanya soal saya. Pada saat ini saya tak akan mengatakan 'Ini menjadi tahun terakhir saya, saya akan pergi'. Yang saya pikirkan saat ini hanyalah terus meraih kemenangan," ungkap Dybala, sewaktu dilansir dari Football Italia.

Terkait diluar itu, pada bursa transfer musim panas 2017 yang lalu, Dybala pun dikabarkan nyaris saja berseragam Barcelona. Pemain asal Argentina itu dirundung rumor akan dijadikan sebagai salah satu kandidat pengganti Neymar yang hengkang ke Paris Saint-Germain (PSG).

Namun pada akhirnya, Barcelona malah gagal dalam merekrut Dybala. Mereka justru membeli Ousmane Dembele dari Borussia Dortmund. Hal ini ternyata dipengaruhi oleh Lionel Messi yang mana menjadi sosok di balik batalnya Dybala ke Barcelona.

Messi menilai bila gaya bermain dari Dybala sangat mirip dengan dirinya. Setelah mengetahui Messi tidak menginginkannya bergabung ke Barcelona, maka secara langsung Dybala pun langsung memperpanjang kontraknya bersama Juventus hingga 2022.

Inilah berita yang bisa didapatkan oleh Rumah Bola untuk para pembaca setia kami.
Nantikanlah update berita tebaru dari Rumah Bola

Salam olah raga dari Rumah Bola 

Minggu, 15 Oktober 2017

Kegagalan Usai Kalah Dari Lazio, Juventus Perlu Evaluasi Diri

Kegagalan Usai Kalah Dari Lazio, Juventus Perlu Evaluasi Diri


Rumah Bola - Rumah Italia- Juventus hingga laga terakhirnya ini telah membuang lima poin seusai gagal meraih kemenagnan pasca di dua pertandingan terakhir Serie A. Pemain senior Bianconeri yakni Andrea Barzagli menuntut agar timnya lebih mengevaluasi diri.

Hal ini tentunya telah menjadi pukulan yang berat bagi Juventus setelah mereka dibantai habis-habisan oleh Lazio di kandang sendiri dengan skor 1-2, Sabtu (14/10/2017) malam WIB. Ini merupakan laga kedua secara beruntun di mana mereka kini gagal dalam meraup angka penuh secara keseluruhan.

Terkait akan hal tersebut, sebelumnya, skuat Massimiliano Allegri tersebut diimbangi Atalanta dengan skor 2-2. Dengan hanya ada tambahan satu poin dari dua laga, Juventus kini malah harus tercecer di dalam persaingan dengan Napoli. Mereka kini tertinggal hanya lima angka dari Partenopei, yang mana masih sempurna di delapan laga setelah usai menundukkan AS Roma.

Barzagli juga menilai bila salah satu penyebab utama dari hasil-hasil tersebut adalah soal mentalitas dari para pemain. Berdasarkan pengamatan yang ada, konsentrasi dari para pemain Juventus disebutnya tidak terjaga dengan baik.

"Ini merupakan momen-momen yang memang terjadi pada sebuah musim, namun kami harus menganalisis apa yang akan terjadi karena jarang kami membuang lima poin di dua pertandingan," paparnya kepada Sky Sport Italia.

"Kami telah mengalami penurunan konsentrasi dan itu berarti kami harus bekerja lebih baik dan ekstra dalam halnya mentalitas. Kami pastinya ingin kembali menjadi mesin giling yang seperti biasanya."

Dilaga terakhir, sudah ada penurunan konsentrasi tepatnya pada menit-menit terakhir laga . Kami harus tampil efisien lagi dan ini bukanlah soal akibat terlalu percaya diri, karena Anda perlu namanya kepercayaan diri," tambahnya seperti yang dilangsir dari laman Football Italia. 

Inilah berita yang bisa didapatkan oleh Rumah Bola untuk para pembaca setia kami.
Nantikanlah update berita tebaru dari Rumah Bola

Salam olah raga dari Rumah Bola


Selasa, 03 Oktober 2017

Inter Milan Tepis Isu Ketertarikan Gaet Gelandang Arsenal Ozil

Inter Milan Tepis Isu Ketertarikan Gaet Gelandang Arsenal Ozil


Rumah Bola - Rumah Italia- Salah satu, direktur olahraga dari Inter Milan, yakni Piero Ausilio, kini menepis rumor atas ketertarikan klub terhadap gelandang Arsenal yakni Mesut Ozil. Ausilio sendiri juga menilai Inter Milan sudah memiliki skuat yang hebat.

Kemudian masa depan dari Mesut Ozil bersama Arsenal terus menjadi banyak spekulasi karena hingga saat ini sang pemain masih belum meneken kontrak anyar. Gelandang dari timnas Jerman tersebut saat ini memiliki kontrak yang akan habis pada 30 Juni 2018 mendatang.

Apabila tidak ada kesepakatan anyar, The Gunners akan kemungkinan kehilangan Ozil secara cuma-cuma pada bursa transfer musim panas tahun 2018.

"Kami sejauh ini tengah mempelajari skuat yang kami miliki. Kami juga sedang melakukan pengamatan dan melihat semua jenis pemain yang kami miliki. Saya tidak pernah berpikir pemain seperti Ozil akan pergi pada Januari nantinya. Luciano Spalletti tahu bila tim ini memiliki ruang untuk bisa kembali berkembang, itulah yang sedang kami kerjakan," papar Ausilio.

Hingga saat ini, Inter Milan masih tengah berada dalam rentetan performa positif setelah mengalahkan Benevento 1-2 pada laga Serie A, pada Minggu (01/10/2017) di Stadion Ciro Vigorito. Berkat kemenangan tersebut, La Beneamata juga menempati posisi kedua klasemen sementara ini.


Inilah berita yang bisa didapatkan oleh Rumah Bola untuk para pembaca setia kami.
Nantikanlah update berita tebaru dari Rumah Bola

Salam olah raga dari Rumah Bola

Kamis, 28 September 2017

Semakin Tajam dan Lapar Akan Gol Kemenangan, Dybala Berpotensi Menjadi Striker Hebat

Semakin Tajam dan Lapar Akan Gol Kemenangan, Dybala Berpotensi Menjadi Striker Hebat

Rumah Bola - Rumah Italia- Sejauh mata memandang, tentunya sangat besar adanya kemungkinan bila pada tahun 2017/2018 bakal menjadi musim terbaik bagi salah satu penyerang Juventus yakni Paulo Dybala. Entah hanya secara kebetulan atau tidak, dirinya mendadak menjadi striker yang lapar akan gol sejak dirinya mengenakan baju seragam jersey bernomor punggung 10 Juventus.

Seperti yang diketahui, Juventus sendiri memang memiliki kepercayaan yang besar terhadap Dybala. Hal tersebt juga yang menjadi alasan mengapa mereka pada umumnya berencana untuk segera merekrutnya dari Palermo pada musim panas 2015 dengan mengelauarkan biaya hingga 32 juta Euro atau setara dengan Rp 497 miliar. 

Namun akan tetapi, tentunya akan butuh waktu lama bagi seorang Dybala untuk bisa menemukan konsistensinya tersebut.

Misalnya saja pada musim 2015/2016, Dybala diketahui mampu melesakkan 23 gol hanya dari 46 laga yang dirinya lakukan. Namun, tentunya untuk ketajamannya tersebut sempat menurun di musim 2016/2017 di mana ia hanya mampu mencetak 19 gol dari 48 laga. Nah sedangkan pada musim ini, besar kemungkinan bila Dybala bakal melampaui catatan terbaiknya.

Buktinya saja sudah ada 12 gol yang dibukukan oleh pemain asal Argentina tersebut hanya dari delapan pertandingan yang ada. Koleksinya pun diyakini akan terus bertambah mengingat Si Nyonya Tua tampil pada semua kompetisi musim ini.

"Saya tentunya akan berpikir,dirinya akan menemukan keseimbangan antara menjadi kreatif dan juga efisien. Setelah itu, ada pelatih yang piawai dalam memahaminya. Kemudian untuk rekan setimnya tahu bila hal yang terbaik yaitu dengan memberikan bola kepadanya daripada pemain lainnya," ucap legenda Juventus, yakni Gianluca Vialli sewaktu dilansir Football Italia.

Menurut pria yang sempat menjadi penyerang Juventus pada tahun 1992-1996 tersebut, Dybala sendiri sebenarnya juga memiliki karakter seperti bintang Barcelona, Lionel Messi. "Ketika dirinya menghadapi lawan, ia selalu bisa menempatkan diri untuk membuat keputusan tepat dalam melihat situasi, membacanya, dan menjadi penentu apakah harus bergerak atau tidak."

Inilah berita yang bisa didapatkan oleh Rumah Bola untuk para pembaca setia kami.
Nantikanlah update berita tebaru dari Rumah Bola

Salam olah raga dari Rumah Bola

Minggu, 03 September 2017

Antisipasi Kepergian Alex Sandro, Juventus Pagari Dengan Perpanjangan Kontrak Hingga 2022

Antisipasi Kepergian Alex Sandro, Juventus Pagari Dengan Perpanjangan Kontrak Hingga 2022

Rumah Bola - Rumah Italia- Untuk saat ini juara bertahan dari Serie A yakni Juventus dikabarkan akan segera memperpanjang kontrak atas bek kiri mereka yaitu Alex Sandro untuk dua tahun kedepan lagi. Alhasil kini bek Internasional asal Brasil itu  sudah pasti akan diikat hingga bulan Juni 2022.

Seperti yang diketahui bila Sandro sudah mulai bergabung dengan Juventus dari FC Porto pada musim panas tahun 2015, dengan menorehkan nilai transfer hingga 26 juta Euro. Adapun kontraknya yang berlaku untuk saat ini akan berakhir hingga bulan Juni 2020.

Juventus selain menambah kontrak, klub mereka juga akan menaikkan gaji dari Sandro menjadi 5 juta Euro per tahun. Selama ini untuk gaji pemain yang kini berusia 26 tahun itu adalah sebesar 2,8 juta Euro per musimnya. Berbedanya sekarang ini di dalam kontrak barunya, tidak ada klausul rilis yang disertakan oleh Juventus.

Tentunya kabar ini sekaligus memupuskan harapan dari klub-klub besar seperti misalnya Chelsea dan juga Manchester City yang sangat menginginkan Sandro. Dari kabar yang beredar bila selama di bursa transfer musim panas, berulang kali dua klub raksasa Inggris itu selalu menggoda Sandro dengan cara mencoba menawar dengan harga tinggi, yakni mencapai hingga 70 juta Euro.

Sejak dirinya bergabung dengan I Bianconeri, Sandro selalu tampil sebagai pilihan utama. dengan adanya kedatangannya pula yang membuat bek kiri berpengalaman, Patrice Evra akhirnya tersingkir dan akhirnya pindah ke Marseille. 

Bila dilihat secara keseluruhan, mantan bek Santos itu sudah tampil dalam 78 pertandingan, dengan menyumbangkan kontribusi yakni 5 gol dan 13 assist.

Sebelum Alex Sandro, Juventus sendiri telah lebih dulu memperpanjang kontrak dua penggawa lainnya, yakni diantaranya Mario Mandzukic dan juga Paulo Dybala. Mandzukic diikat hingga bulan Juni 2020, sedangkan Dybala diamankan sampai Juni 2022. 

Inilah berita yang bisa didapatkan oleh Rumah Bola untuk para pembaca setia kami.
Nantikanlah update berita tebaru dari Rumah Bola

Salam olah raga dari Rumah Bola

Senin, 21 Agustus 2017

Selain 3 Klub Besar Inggris, Juventus Ikut Bersaing Dapatkan Van Dijk

Selain 3 Klub Besar Inggris, Juventus Ikut Bersaing Dapatkan Van Dijk


Rumah Bola - Rumah Italia- Pada bursa pencarian pemain unggulan, kini Juventus dikabarkan juga ikut meramaikan persaingan dalam mendapatkan bek tangguh asal Southampton yakni Virgil van Dijk. I Bianconeri kini ingin menjadikan Van Dijk sebagai salah satu calon pengganti Leonardo Bonucci. 

Terkait akan hal tersebut, Pelatih Juventus yakni Massimiliano Allegri tengah membutuhkan satu bek tengah baru lagi setelah adanya perpindahan Bonucci yang secara mengejutkan pindah ke klub AC Milan. Kepergian dari Bonucci telah membuat Juve kini hanya memiliki empat bek tengah.

Awalnya Juventus sempat melirik Kostas Manolas (AS Roma) dan juga Ezequiel Garay (Valencia) untuk menjadi pengganti dari Bonucci. Namun karena untuk perburuan kedua pemain tersebut menemukan jalan buntu, Juventus kini mulai menyiapkan alternatif lain.

Dari laman berita bola mengklaim Juventus saat ini masih ikut memburu Van Dijk. Pemain yang berasal Belanda itu memang ingin mengganti suasana dengan pindah klub pada musim panas ini. Van Dijk diketahui berniat ingin bergabung dengan klub yang lebih besar.

Sebelum dibidik oleh Juventus, Van Dijk sudah sempat juga menjadi incaran tiga klub besar Liga Inggris yakni diataranya Chelsea, Liverpool dan juga Manchester City. Eks pemain Celtic ini masih mepunyai waktu 10 hari lagi untuk menentukan klub yang ingin dibelanya pada musim 2017-2018.

Banyaknya klub yang berminat kepada Van Dijk akhirnya membuat Southampton harus mematok harga tinggi. The Saints konon hanya akan mau menjual Van Dijk jika menerima tawaran di atas 50 juta pound.

Inilah berita yang bisa didapatkan oleh Rumah Bola untuk para pembaca setia kami.
Nantikanlah update berita tebaru dari Rumah Bola

Salam olah raga dari Rumah Bola

Selasa, 15 Agustus 2017

Buffon Sebut Dybala Pantas Memakai Seragam Keramat Juventus Bernomor Punggung 10

Buffon Sebut Dybala Pantas Memakai Seragam Keramat Juventus Bernomor Punggung 10


Rumah Bola - Rumah Italia - Setelah merebak adanya kepercayaan penuh dari Juventus kepada Dybala dengan menggunakan seraga meramat bernomor punggung 10, kini Gianluigi Buffon juga ikut angkat bicara terkait dengan pemberian seragam tersebut.

Buffon menilai bahwa pemberian nomor punggung 10 di Juventus pada Paulo Dybala sangat cocok kepada striker muda tersebut.

Bukannya tanpa alasan mengapa Juventus sengaja memberikan seragam bernomor punggung 10 tersebut, pemberian seragam tersebut juga merupakan salah satu cara bagi Juventus agar Dybala tidak tergoda untuk pindah klub ke Barcelona ataupun  Real Madrid. 

Angka 10 yang diberikan kepada Dybala merupakan angka legendaris turun temurun, adapun pemain legendaris lainnya yang ada di Juventus yang sempat mengenakan nomor punggung tersebut dimulai dari Omar Sivori, Liam Brady, Michel Platini, Roberto Baggio, hingga Alessandro Del Piero.

Atas kepercayaan yang diberikan tersebut, Buffon merasa Dybala telah pantas mengikuti jejak para pemain legendaris tersebut. Penyerang yang berasal dari Argentina itu disebut sebagai simbol Juventus modern.

"Menurut penilaian saya, dengan memberikan nomor punggung 10 kepada Dybala merupakan sinyal positif, dan itu dapat membuatnya lebih bertanggung jawab," ungkap Buffon.

"Menurut saya, untuk saat ini tidak ada sosok yang lebih tepat menjadi simbol Juventus di atas lapangan dan mengenakan nomor punggung 10 selain Dybala," tandasnya.

Dybala adalah pemain andalan Juventus sejak bergabung dari Palermo pada musim 2015-2016. Penyerang berusia 24 tahun itu telah berhasil dalam mencetak 42 gol dan 18 assist dari 94 pertandingan di berbagai ajang.

Inilah berita yang bisa didapatkan oleh Rumah Bola untuk para pembaca setia kami.
Nantikanlah update berita tebaru dari Rumah Bola

Salam olah raga dari Rumah Bola

Kamis, 29 Juni 2017

Segera Hengkang dari Timnas U-21, Conti Ingin Bergabung Dengan AC Milan

Segera Hengkang dari Timnas U-21, Conti Ingin Bergabung Dengan AC Milan

Rumah Bola - Rumah Italia - Di musim yang baru nanti, tentunya Andrea Conti sudah tidak sabaran lagi untuk cepat-cepat melangkahkan kaki ikut berlaga dengan klub idamannya, AC Milan.

Sejauh ini Il Diavolo Rosso terlihat sepertinya menyukai perfoma dari Conti bersama Atalanta pada musim lalu. Nantinya, pemain yang kini berusia 23 tahun tersebut bakal menjadi salah satu sosok yang paling penting untuk menempati pos yang ada di sisi kanan pertahanan.

Selain itu, Conti dikabarkan kemungkinan besar akan menggantikan peran Mattia De Sciglio. Pemain yang berasal dari Italia tersebut dikabarkan juga akan segera angkat kaki dari Milan dan melanjutkan kembali kariernya bersama klub Juventus.

Saat ini, AC Milan hanya tinggal perlu melakukan pertemuan dengan Atalanta untuk membahas transfer pemain atas Conti. Milan kini harus berupaya keras meyakinkan Atalanta. Apalagi, polemik yang ada adalah dana 20 juta Euro (Rp 303 miliar) yang diajukan oleh Milan untuk memenangkan Conti ditolak oleh Atalanta.

"AC Milan adalah merupkan sebuah klub yang sangat memungkinkan menjadi pilihan. Saya memutuskan untuk hijrah ke Milan. Kita lihat saja apa yang terjadi kala itu," ucap Conti kepada pihak awak media bola.

"Saya saat ini juga tahu bahwa kedua klub akan bertemu besok harinya untuk membahas  kesepakatan. Gabung ke I Rossoneri akan menjadi mimpi yang menjadi kenyataan bagi diriku," Conti menambahkan.

Inilah berita yang bisa didapatkan oleh Rumah Bola untuk para pembaca setia kami.
Nantikanlah update berita tebaru dari Rumah Bola

Salam olah raga dari Rumah Bola

Sabtu, 17 Juni 2017

Juventus Tidak Sabar Lagi Ingin Datangkan Douglas Costa

Juventus Tidak Sabar Lagi Ingin Datangkan Douglas Costa 


Rumah Bola - Rumah Italia -  Bukan hanya perjuangan besar namun kali ini Juventus juga harus banyak bersabar apabila ingin mendatangkan Douglas Costa ke Turin.

Kabarnya klub asal Costa yakni Bayern Muenchen masih belum menentukan keputusan apakah akan menjual pemain asal Brasil itu atau tidak, berbanding terbalik dengan Juve, yang kini diketahui sangat mengiginkan Costa sebagai salah satu pemainnya.

Bianconeri sendiri sudah memiliki kesepakatan dengan pemain sayap tersebut, dan kini telah melakukan negosiasi transfer sekitar 40 juta Euro dengan klubnya.

Namun, sejauh ini tidak ada tanggapan dan telah dilaporkan juga bahwa orang-orang Bavarian masih belum terlalu yakin untuk menjual pemain Brasil tersebut.

Oleh sebab itu Juve harus bersabar terus dalam menunggu pembukaan negosiasi yang serius hingga pekan depan. Terkait diluar itu, dengan adanya kesepakatan tersebut kemungkinan besar akan dihubungkan dengan potensi dari Alexis Sanchez yang akan berpindah ke Bayern.

Inilah berita yang bisa didapatkan oleh Rumah Bola untuk para pembaca setia kami.
Nantikanlah update berita tebaru dari Rumah Bola
Salam olah raga dari Rumah Bola

Kamis, 08 Juni 2017

Koleksi Logo Terbaru Bersarang di Kostum Juventus

Koleksi Logo Terbaru Bersarang di Kostum Juventus



Rumah Bola - Rumah Italia - Kini diketahui kostum baru telah diperkenalkan oleh Juventus untuk musim 2017-2018. Tampak bahwa kostum tersebut dilengkapi dengan menggunakan logo terbaru.

Tidak seperti biasanya, bila pada logo Juventus terdapat perisa oval dengan strip vertikal hitam putih. Namun saat ini logo didesain dengan simple yaitu hanya menghadirkan dua setrip yang berbentuk huruf 'J' yang disematkan pada dada kiri jersey. 

Juve sendiri pada musim lalu telah berhasil merebut gelar Seri A dan Coppa Italia ketika meluncurkan Jersey anyarnya pada Rabu (07/06/2017). Untuk perubahan desain sangat tampak jelas pada kostum yang nantinya akan dipakai pada musim depan.

Dari segi warna tidak ada yang berubah, karena untuk yang namanya motif zebra dengan setrip belang-belang sudah tidak bisa untuk diubah lagi. Berbeda dari musim lalu, motif dari setrip hitam putih itu pun memiliki ukuran yang sama, lalu pada bagian kerah telah ditambahkan dengan menggunakan kancing. Diatas logo terdapat tulisan kata  Juventus dengan 3 gambar bintang.

Kabarnya logo tersebut diluncurkan sejak bulan Januari lalu. Untuk perubahan dari kostum tersebut pun juga telah menuai beragam komentar dari masyarakat.

Sejatinya seragam baru milik Juve diperuntukan bagi penghormatan terhadap seragam mereka yang sempat viral pada tahun 1940. Bukan hanya pada baju saja melainkan akan dilengkapi dengan celana dan juga kaus kaki yang bewarna putih.

"Menghormati masa depan, tapi di saat bersamaan juga menatap ke depan dan menemukan diri sendiri dengan kemauan yang sama yaitu kemenangan," demikian bunyi status pernyataan Juve di situs resminya soal kostum barunya.

Inilah berita yang bisa didapatkan oleh Rumah Bola untuk para pembaca setia kami.
Nantikanlah update berita tebaru dari Rumah Bola
Salam olah raga dari Rumah Bola

Minggu, 04 Juni 2017

Gagal di Liga Champions Kekecewaan Berat Melanda Buffon

Gagal di Liga Champions Kekecewaan Berat Melanda Buffon



Rumah Bola - Rumah Italia - Bak disambar petir, Kiper yang sekaligus merupakan kapten di tim Juventus yakni Gianluigi Buffon seakan tidak percaya bahwa tim mereka harus mengalami kekalahan pahit seusai pertandingan pada Sabtu (4/6/2017) dinihari WIB di Cardiff. Buffon merasakan kekecewaan berat karena dihadangkan kegagalan dalam menjuarai liga Champions.

Buffon tampak binggung serta heran mengapa timmnya bisa begitu terpuruk sewaktu memasuki babak kedua sehingga harus dibantai habis-habisan oleh Real Madrid dengan perolehan skor 1-4 yang saat itu mengantarkan Real Madrid menjadi juara.

Pada babak pertama, Juventus telah memberikan perlawanan yang sengit terhadap Real Madrid. Namun semua itu akhirnya dipatahkan oleh tim lawan.

Buffon merasa ada faktor kegagalan dalam memamfaatkan peluang yang seharusnya bisa diterobos, namun upaya mereka belum berbuah dan harus membayar mahal atas kekalahan tersebut. Tembakan 2 gol oleh Christian Ronaldo, dan juga diikuti oleh Casemiro serta Asensio telah berhasil merobek gawang Buffon. 

"Kami merasa kecewa, diawal babak pertama kami bermain dengan sangat baik, dan berpikir dapat memuluskan jalannya pertandingan," ucapa Buffon kepada situs resmi UEFA

"Selain itu kami tidak menyangkal bahwa Real Madrid pantas menang dibabak kedua. Namun sejauh ini saya masih belum bisa menjelaskan mengapa kami bermain begitu buruk," ungkap Buffon.

Inilah berita yang bisa didapatkan oleh Rumah Bola untuk para pembaca setia kami.
Nantikanlah update berita tebaru dari Rumah Bola
Salam olah raga dari Rumah Bola

Sabtu, 03 Juni 2017

Semangat Juang Buffon Dalam Menekuk Real Madrid di Liga Champions

Semangat Juang Buffon Dalam Menekuk Real Madrid di Liga Champions


Rumah Bola - Rumah Lainnya - Salah Satu kapten Juventus, yakni Gianluigi Buffon mengungkapkan bahwa tim mereka akan berjuang keras dalam mengalahkan Real Madrid di Final LIga Champions.

Walaupun tidak dipungkiri sejauh ini, Real Madrid memiliki banyak pengalaman dalam halnya permainan, namun Buffon tampak berambisi bahwa sampai detik ini Juventus tidak akan gentar dalam memberikan perlawanan sewaktu berlaga dini hari nanti di National Stadium.

Gianluigi Buffon diinformasikan utuk memenangkan Ballon d'Or apabila Juve memenangkan laga pertandingan, namun sejauh ini kiper veteran tersebut lebih memilih untuk tetap fokus pada bagaimana Bianconeri melakoni laga final nanti.

"Ya ada banyak ketegangan yang tepat, berupa peningkatan konsentrasi yang bagus serta keinginan bersemangat dalam melakukan hal yang baru didalam menorehkan sejarah baru," ungkap Buffon sewaktu dikutip dalam majalah bola ternama.

Selain itu semangat juang dari Buffon juga tampak hadir didalam menyemangati para rekan-rekannya agar dapat tampil optimal ketika melakukan pertandingan melawan Real Madrid.

Juventus sendiri akan berlaga melawan Real Madrid di National Stadium, Cardiff pada Minggu (04/06/2017) pukul 01.45 WIB dalam pertandingan Liga Champions yang menyuguhkan 2 pemain klub raksasa Eropa tersebut.

Inilah berita yang bisa didapatkan oleh Rumah Bola untuk para pembaca setia kami.
Nantikanlah update berita tebaru dari Rumah Bola
Salam olah raga dari Rumah Bola

Rabu, 09 Desember 2015

Dzeko Berkemauan Buat Lebih Banyak Gol

Dzeko Berkemauan Buat Lebih Banyak Gol


Rumah Berita Terkini - Striker AS Roma Edin Dzeko dibanjiri kritik lantaran performanya belum penuhi ekspektasi. Dzeko terima dikritik serta berjanji bakal buat gol semakin banyak lagi.

Dzeko dihadirkan ke Roma dari Manchester City pada musim panas ini. Tetapi, dalam 17 penampilannya untuk Giallorossi striker Bosnia itu baru menyumbang lima gol saja ; tiga di Serie A serta dua di Liga Champions.

Roma saat ini tengah dalam laju mengecewakan lantaran tidak berhasil menang di empat kompetisi terakhirnya di seluruhnya pertandingan. Di liga, Dzeko cs terlempar dari tiga besar dengan menempati urutan ke empat dengan selisih lima angka dari Inter Milan di puncak klassemen.

Sedang di Eropa, Il Lupi barusan dihajar Barcelona 1-6 serta saat ini berjuang untuk lolos dari fase group dengan hadapi BATE Borisov di pertandingan terakhir, Kamis (10/12) dinihari WIB. Roma tentu menginginkan ketajaman Dzeko.

 " Bila saya tak cetak gol jadi itu kekeliruanku sendiri, " ungkap Dzeko di Football Italia. " Harusnya saya tampak tambah baik. "

 " Saya terasa positif perihal hari esok, banyak gol akan tiba, " sambung dia.

 " Kami mengawali musim dengan baik serta kritik baru datang di empat kompetisi paling akhir. Saya tak sukai kekalahan, kami layak memperoleh hasil yang tambah baik. "

Inilah berita yang bisa didapatkan oleh Rumah Berita Terkini untuk para pembaca setia kami.
Nantikanlah update berita tebaru dari Rumah Berita Terkini
Salam olah raga dari Rumah Berita Terkini

Sabtu, 05 Desember 2015

Allegri : Saya Tak Perduli Siapa yang Ada di Atas Kami

Allegri : Saya Tak Perduli Siapa yang Ada di Atas Kami


Rumah Berita Terkini - Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, malas lihat klassemen untuk sekarang ini. Yang jadi maksudnya sekarang ini yaitu membawa Juventus mencapai poin penuh sebanyak-banyaknya dalam sebagian pertandingan ke depan.

Juventus barusan membukukan kemenangan 2-0 atas Lazio di Olimpico, Sabtu (5/12/2015) dinihari WIB. Dengan kemenangan itu, Bianconeri saat ini mengoleksi lima kemenangan beruntun di Serie A.

Rentetan kemenangan itu juga bikin posisi Juventus di klassemen sesaat lebih baik. Sekarang ini, Juventus terus tempati posisi ke lima di klassemen Serie A dengan perolehan 27 poin dari 15 kompetisi. Jumlah poin mereka sama juga dengan AS Roma yang ada di urutan ke empat.

Juventus saat ini tinggal berjarak empat poin dari pemuncak klassemen, Napoli --meski Napoli baru bermain 14 kali. Tetapi, Allegri belum ingin pikirkan jarak dengan tim-tim yang ada diatas Juventus.

 " Kami mesti selalu melaju hingga akhir bln. Desember serta terus konsentrasi, " tutur Allegri pada Mediaset.

 " Saya tak perduli siapa yang ada diatas kami. Yang pasti, bila kami tidak berhasil mendulang poin dalam sebagian pertandingan ke depan, kami keluar dari perebutan juara, " kata pelatih berumur 48 th. itu.

Juventus masih tetap bakal melakukan dua pertandingan lagi, saat sebelum masuk th. 2016. Setelah itu, mereka bakal hadapi Fiorentina (kandang) serta Carpi (tandang).

Inilah berita yang bisa didapatkan oleh Rumah Berita Terkini untuk para pembaca setia kami.
Nantikanlah update berita tebaru dari Rumah Berita Terkini
Salam olah raga dari Rumah Berita Terkini

Minggu, 29 November 2015

Lavezzi Rindu Akan Italia

Lavezzi Rindu Akan Italia


Rumah Berita Terkini - Penyerang Paris Saint-Germain, Ezequiel Lavezzi, mengungkap kerinduannya pada Italia. Dengan cara spesial dia menyebutkan Naples juga sebagai kota yang khusus.

Saat kareir Ezequiel Lavezzi juga sebagai pesepakbola cukup banyak di Italia. Dia lima musim menguatkan Napoli. Sepanjang membela Partinopei, Lavezzi memerankan sejumlah 188 pertandingan di seluruhnya arena dengan sumbangan 48 gol.

Akhir-akhir ini, Lavezzi diberitakan telah tidak kerasan di Paris. Dia seringkali diberitakan bakal kembali pada Italia. Pada musim panas lantas, Inter Milan dimaksud jadi maksudnya.

Masalah berita itu, Lavezzi baru-baru memberi tanda. Dia katakan bila kangen dengan sepakbola Italia.

 " Saya sangatlah merindukan Italia serta terutama sepakbola Italia, " kata Lavezzi di La Gazzetta dello Sport.

 " Saya orang Argentina serta karenanya punya kebiasaan dengan desakan. Untuk kami, bagus bila punya kebiasaan rasakan sepakbola dengan desakan, bahkan juga saat ada jalinan cinta serta tidak suka. "

 " Naples adalah kota yang khusus, namun di semua Italia dengan cara umum sepakbola dihadapi dengan intensitas yang luar umum serta Anda memiliki banyak motivasi, " paparnya.

Inilah berita yang bisa didapatkan oleh Rumah Berita Terkini untuk para pembaca setia kami.
Nantikanlah update berita tebaru dari Rumah Berita Terkini
Salam olah raga dari Rumah Berita Terkini

Jumat, 27 November 2015

Antonelli Mau Selama-lamanya Milan

Antonelli Mau Selama-lamanya Milan


Rumahberita88 - Luca Antonelli demikian bahagia di AC Milan. Pesepakbola berumur 28 th. itu mau berlama-lama di klubnya bahkan juga punya niat untuk bertahan hingga waktunya gantung sepatu.

Antonelli sebenarnya telah di Milan mulai sejak di level junior. Ia pernah menembus tim paling utama saat sebelum pada akhirnya melakukan peminjaman ke sebagian club saat sebelum selesai di Genoa, club yang diperkuatnya sepanjang empat th..

Hingga pada bursa musim dingin 2015, Antonelli kembali pada San Siro serta terikat kontrak hingga tiga th. ke depan. Antonelli mengakui mau selalu berbarengan Rossoneri.

 " Hari pertama di Casa Milan yaitu emosi yang bakal kukenang selama hidupku, " ucap Antonelli pada Milan Channel yang diambil Football Italia.

 " Harapanku yaitu memperbarui kontrak dengan Milan lebih awal lantaran impianku yaitu pensiun disini. Siapa saja yang mengenalku tahu bahwa impianku yaitu menggunakan kostum ini. "

 " Saya yaitu orang paling mujur didunia, " cetus Antonelli.

Sejauh musim ini, Antonelli telah bikin 10 tampilan di seluruhnya pertandingan serta menyumbang satu gol.

Inilah berita yang bisa di update Rumahberita88 untuk pecinta berita
Nantikanlah update berita terbaru dari Rumahberita88
Salam admin Rumahberita88

Rabu, 25 November 2015

Juve Ditinggal Hernanes Tiga Minggu

Juve Ditinggal Hernanes Tiga Minggu


Rumahberita88 - berita jelek untuk Juventus berkenaan keadaan gelandang asal Brasil Hernanes. Pesepakbola 30 th. itu diwajibkan beristirahat sepanjang tiga minggu lantaran cedera paha.

Hernanes memperoleh cedera itu waktu membela Juve di pertandingan kontra Milan akhir minggu lantas. Dia ditarik keluar di perubahan babak ke-2.

Sesudah kompetisi itu, Hernanes melakukan kontrol serta di ketahui ada permasalahan pada otot aduktor di paha kanannya. Alhasil, Hernanes divonis menepi sepanjang tiga minggu yang mana dia baru dapat bermain bln. depan.

 " Ada peman lagi yang cedera yaitu Hernanes, yang barusan melakukan tes menyusul cedera yang didapatnya pada pertandingan akhir minggu lantas melawan Milan, " sekian pernyataan resmi Juve.

 " Hasil tes tunjukkan ada cedera level satu di otot aduktor paha kanan si gelandang. Dia diprediksikan tidak hadir seputar tiga minggu. "

Ini berarti Hernanes bakal melupakan pertandingan Liga Champions kontra Manchester City serta Sevilla, lantas beberapa pertandingan Serie A yaitu Palermo, Lazio, serta Fiorentina. Hernanes kemungkinan baru dapat main di pertandingan paling akhir saat sebelum jeda musim melawan Carpi.

Sesudah dibeli dari Inter Milan musim panas lantas, Hernanes tampak 11 kali di semua pertandingan tanpa ada menyumbang satu gol juga.

Inilah berita yang bisa di update Rumahberita88 untuk pecinta berita
Nantikanlah update berita terbaru dari Rumahberita88
Salam admin Rumahberita88

Selasa, 24 November 2015

'Pirlo Akan Menyempurnakan Inter'

'Pirlo Akan Menyempurnakan Inter'


Rumahberita88 -  Carlo Ancelotti memberikan pujian pada Inter Milan juga sebagai scuad yang tangguh dengan diperkuat banyak pemain yang kuat dalam duel fisik. Jadi itu, kehadiran Andrea Pirlo akan menyempurnakan serta berikan sentuhan kreatifitas di tim itu.

Pirlo sekarang ini tengah dikait-kaitkan dengan Inter berkenaan dengan keperluan Roberto Mancini bakal pemain seperti pria 37 th. itu. Kebetulan Pirlo sendiri tengah dalam saat liburan selesai kegagalan New York City FC melaju ke play-off Major League Soccer.

Hingga sekarang ini memanglah belum ada perbincangan serius pada Pirlo serta Inter. Namun dipercaya Nerazzurri memanglah ngotot menghadirkan Pirlo sekurang-kurangnya untuk 2-3 bln. ke depan.

Berkenaan isu itu, Ancelotti sebagai pelatih yang menghadirkan Pirlo ke AC Milan serta membuatnya satu diantara gelandang top dunia, menyebutkan langkah Inter itu brilian. Karena dengan keadaan scuad Inter sekarang ini, yang mempunyai banyak pemain bertenaga, jadi dibutuhkan sosok kreatif seperti Pirlo.

Lini tengah Inter memanglah kekurangan pemain kreatif sesudah kepergian Mateo Kovacic. Sesaat, Geoffrey Kondogbia, Gary Medel, Fredy Guarin, serta Marcelo Brozovic, lebih kuat dalam duel fisik.

 " Apakah Pirlo pas untuk Inter? Saya pikir inspirasi mendatangkannya datang dari kenyataan bahwa Mancini telah membuat tim yang kompak serta kuat dengan cara fisik, yang sedikti butuh sentuhan kreatifitas, " tutur Ancelotti seperti diambil Football Italia.

 " Pirlo mungkin saja bakal berikan kwalitas itu, saya lihat ketentuan ini bakal jalan dengan sangatlah baik. Dia masih tetap dapat memberi suatu hal yang lebih walau dia bermain di Amerika Serikat sekarang ini, " sambungnya.

 " Inter? Mereka buat saya meyakini dapat memenangi Scudetto lantaran mempunyai komponen utama yaitu kemampuan serta keseimbangan, serta Mancini sangatlah bagus membuat tim seperti ini, " selesai Ancelotti.

Inilah berita yang bisa di update Rumahberita88 untuk pecinta berita
Nantikanlah update berita terbaru dari Rumahberita88
Salam admin Rumahberita88

Senin, 23 November 2015

Sarri Tidak Pikirkan Laju Apik Napoli

Sarri Tidak Pikirkan Laju Apik Napoli


Rumahberita88 -  Kemenangan atas Hellas Verona dengan score 2-0 perpanjang rentetan tak terkalahkan Napoli di musim ini. Pelatih Napoli Maurizio Sarri malas pikirkan laju positif itu.

Berkunjung ke Stadio Marc'Antonio Bentegodi, Minggu (22/11) petang WIB, Partenopei baru dapat meruntuhkan pertahanan Verona di babak ke-2. Lorenzo Insigne buka kelebihan Napoli di menit ke-67 saat sebelum Gonzalo Higuain cetak gol ke-2 sekalian kemenangan tim tamu enam menit berselang.

Dengan tiga angka yang dibawa pulang, Partenopei memiliki hak atas Capolista selesai menghimpun 28 poin. Kemenangan ini ikut menandai bahwa Higuain dkk. belum terkalahkan dalam 16 kompetisi di seluruhnya pertandingan musim ini, yang terpanjang diantara tim-tim lain di lima liga top Eropa.

Napoli telah memerankan 17 kompetisi keseluruhannya dengan sekali kekalahan yang terkena di pertandingan pertama Serie A melawan Sassuolo 1-2 (24/8). Sesudahnya, tim Naples itu mengemas delapan kemenangan serta empat hasil imbang serta prima di empat pertandingan pertama fase group Liga Europa.

Performa Napoli bikin mereka sekali lagi dijagokan jadi kandidat serius Scudetto diakhir musim, terutama sesudah sukses menuai hasil apik melawan rival-rival langsungnya seperti Lazio (menang 5-0), Juventus (menang 2-1), AC Milan (menang 4-0), serta Fiorentina (2-1). Walau demikian Sarri tak jemawa.

 " Sensasi tak membuahkan tiga angka. Kami memanglah tak terkalahkan dalam 16 kompetisi kompetitif saat ini, namun masih tetap terdapat beberapa tim yang bergerak lebih cepat dari pada kami, " ungkap Sarri yang ditulis Football Italia.

 " Untuk saat ini tidak mungkin lihat hari esok dari pada minggu depan bahkan juga kami tidak paham apa yang dapat kami kerjakan. Namun banyak tim yang pernah kami hadapi selama ini, Fiorentina hanya tim yang paling mengesankan saya. "

Inilah berita yang bisa di update Rumahberita88 untuk pecinta berita
Nantikanlah update berita terbaru dari Rumahberita88
Salam admin Rumahberita88

Minggu, 22 November 2015

Ancelotti Masalah Kembali pada Roma serta Memori Indah di Ibukota

Ancelotti Masalah Kembali pada Roma serta Memori Indah di Ibukota


Rumahberita88 -  Ada ikatan istimewa pada Carlo Ancelotti dengan AS Roma. Ikatan tersebut yang dipercaya Ancelotti satu waktu bakal membawanya kembali pada tim ibukota Italia itu.

Ancelotti, walau lebih di kenal lantaran suksesnya berbarengan AC Milan baik juga sebagai pemain atau pelatih, tetapi meniti nama besarnya berbarengan Roma. Mengawali karir di Parma, pria berjuluk Carletto itu temukan kebintangan berbarengan Roma.

Dia menguatkan Giallorossi sepanjang delapan th. juga sebagai pemain, tampak keseluruhan 227 kali serta cetak 17 gol. Dengan jumlah tampilan itu, Roma juga jadi tim yang paling memperoleh servisnya. Diakui jadi kapten tim, Ancelotti mengantarkan Roma mencapai gelar Liga Italia pada 1982-1983, empat trofi Coppa Italia, serta melepaskan I Lupi ke final Piala Champions atau yang saat ini di kenal dengan Liga Champions.

Dari Roma, dia lalu pindah ke Milan serta menguatkan tim itu dari 1987-1992. Tampak 160 kali serta cetak 11 gol, pria yang berposisi juga sebagai gelandang ini merengkuh dua gelar Piala Champions, dua titel Serie A, serta beragam trofi yang lain diantaranya Piala Super Eropa, Piala Super Italia, serta Piala Interkontinental.

Jadi bila ada club yang meninggalkan kesan istimewa untuk Ancelotti, itu yaitu Roma serta Milan. Dua tim ini dapat yang kemungkinan akan jadi prioritasnya waktu kembali dari saat istirahat.

 " Saya bakal sangatlah suka untuk jadi pelatih Roma satu hari kelak, lantaran ini yaitu suatu tim yang saya cintai di kota yang juga saya cintai. Saya akan suka kembali pada Milan. Mereka pernah menghubungi saya, namun saya mesti melakukan operasi punggung serta pilih berisitirahat satu tahun, " tuturnya pada Corriere dello Sport.

 " Saya suka mengambil saat rehat, lantaran saya betul-betul membutuhkannya. Saya tak cepat-cepat serta sejujurnya akan tidak memperhitungkan mengambil pekerjaan di dalam musim. "

 " Kami bakal membicarakannya lagi diakhir musim, untuk membuat suatu petualangan baru dengan layak. Dapat pula bekerja diluar negeri, lantaran saya saat ini kuasai banyak bhs, " paparnya seperti ditulis Football Italia.

Terkecuali juga sebagai pemain, Ancelotti juga mencapai berhasil besar berbarengan Milan juga sebagai pelatih. Dia mencapai dua titel Liga Champions, satu gelar Serie A, serta beragam trofi lain seperti Piala Super Eropa, Coppa Italia, Piala Super Italia, serta Piala Dunia Antarklub.

Malah hingga sekarang ini dia belum memperoleh peluang untuk menukangi Roma, tim yang disebutnya memberi banyak memori juga sebagai pemain. Terkecuali berkesan dengan kota Roma, Ancelotti juga mempunyai kesan mendalam dengan gairah beberapa penggemarnya.

 " Kotanya mempesona serta penggemarnya fantastis. Dahulu saat saya turun dari kereta serta naik taksi ke markas club, beberapa pengagum lalu mulai mengejek si supir yang malang, menudingnya pasti seseorang pengagum Lazio lantaran meminta bayaran untuk mengantar saya, " katanya.

 " Itu yaitu tahun-tahun yang indah. Kami yaitu tim yang fantastis serta nyaris semuanya terus jadi rekan hingga saat ini. Saya mempunyai memori-memori indah serta bukan hanya masalah Scudetto. "

 " Ada beberapa kekecewaan juga, lantaran saya tak dapat ambillah sisi di Piala Dunia 1982 serta final Piala Champions (Liga Champions) melawan Liverpool di Olimpico. Saya menyaksikannya dari tribun serta sangat terluka dengan kekalahan dalam adu penalti itu. Saya rasa ada desakan yang terlampau besar di kota serta beberapa orang terasa nyaris meyakini dengan akhirnya, " sekian Ancelotti.

Roma kalah 2-4 dari Liverpool di final Piala Champions musim 1983-1984 dalam adu penalti, sesudah bermain imbang 1-1 di saat normal. Ancelotti tidak hadir di pertandingan itu lantaran alami cedera.

Inilah berita yang bisa di update Rumahberita88 untuk pecinta berita
Nantikanlah update berita terbaru dari Rumahberita88
Salam admin Rumahberita88